story
Hal Yang Perlu Diperhatikan Agar Kreatif
Silih Agung Wasesa
Melalui teknologi digital, gennerasi millennial tumbuh kreatif, berinovasi dan membangun perekonomian indonesia, Melalui teknologi digital, gennerasi millennial tumbuh kreatif, berinovasi dan membangun perekonomian indonesia;
Hal Yang Perlu Diperhatikan Agar Kreatif

Pilih Ruangan Terbaik

Location is everything. Begitulah yang ditekankan dalam hal ini. Jika orangtua pada biasanya memilih kamar paling pojok, lantai 2 atau bahkan basement untuk dijadikan ruang khusus anak, maka Bunda harus berbeda dengan biasanya. Seorang pemerhati anak, Megan Schiller, berkata, “Ruang kreatif untuk anak seharusnya dekat dengan tempat semua orang berkumpul.”

 

Tidak Masalah Berantakan

Dikutip Parents.com, sebuah penelitian menemukan fakta bahwa seseorang dapat jadi lebih kreatif dalam ruangan yang tidak rapi. Namun jika si kecil sudah selesai bermain di ruangannya, Bunda dizinkan kok untuk mendorong si kecil merapikan kembali mainannya. Jadi, jangan katakan “tidak” pada berantakan ya.

 

Desain Senyaman Mungkin Ruangan

Usahakan ruangan kreatif dijauhkan dari lemari-lemari tinggi. Secara tidak sadar, Bunda kerap menyimpan mainannya di atas lemari, di mana titik tersebut sulit untuk diraih si kecil. “Simpanlah persediaan di tempat yang mudah didapatkan anak-anak, sehingga bisa mudah menginspirasi mereka,” kata Schiller.

 

Jangan Ragu Menempel Hasil Karyanya

“Ini akan menambah kepercayadirian anak terhadap karya seni mereka, dan memungkinkan banyak orang dapat melihatnya,” kata Meg Nicoll, pendidik seni di The Eric Carle Museum Picture Picture Art. Agar si kecil lebih terlecut dalam membuat karyanya, gunakanlah konsep seleksi terhadap karya seni tersebut, mana yang bisa ditampilkan dan mana yang tidak layak ditampilkan.

 

Jangan Pelit

Untuk anak sendiri, kenapa harus pelit? Untuk menyokong kebutuhannyaJangan pedulikan persediaan seni. Memilih bahan dan alat dengan kualitas terbaik yang Anda mampu. “Anak-anak [tidak sadar] memahami bobot dan kualitas-itulah sebabnya mereka selalu menginginkan sikat gigi atau palu kami,” kata Jessica Balsley, pendiri dan presiden The Art of Education. Balsley juga merekomendasikan agar orang tua mengabaikan persediaan spesifik balita seperti krayon gemuk yang sesuai dengan tangan mereka. Sebagai seorang guru dan seorang ibu, dia menemukan bahwa alat gambar berukuran dewasa lebih mudah dilakukan anak-anak untuk dimanipulasi.

another topic.